PENGANTAR BISNIS
Rabu, 19 September 2018
PRODUK by Irwin
PENGERTIAN PRODUK
Pengertian produk secara umum adalah sesuatu yang diproduksi oleh tenaga kerja atau sebuah usaha (effort) atau hasil dari sebuah tindakan atau sebuah proses.Secara umum produk merupakan sesuatu yang dibuat oleh perorangan atau sekelompok orang sebagai ajang untuk mendapatkan keuntungan melalui proses pertukaran ataupun jual beli dalam transaksi. Produk identik dengan sesuatu yang memiliki ciri khas yang dapat ditawarkan, diperhatikan, dipakai, dimiliki atau dikonsumsi serta memberikan kepuasan dan memenuhi kebutuhan seseorang maupun perkelompok
PENGERTIAN PRODUK MENURUT AHLI
Pengertian produk Menurut Fandy Tjiptono (1999:95), Produk adalah segala sesuatu yang ditawarkan produsen untuk diperhatikan, diminya, dicari, dibeli, digunakan atau dikonsumsi pasar sebagai pemenuhan kebutuhan atau keinginan pasar yang bersangkutan.
Pengertian produk menurut Swastha dan Irawan (1990:165), Produk adalah suatu sifat kompleks, baik dapat diraba maupun tidak diraba, termasuk bungkus, warna, harga, prestise perusahaan, pelayanan pengusaha dan pengecer, yang diterima pembeli untuk memuaskan keinginan dan kebutuhan.
Sedangkan Pengertian produk Menurut Kotler dan Amstrong ((2001: 346), Produk adalah segala sesuatu yang ditawarkan, dimiliki, digunakan atau pun dikonsumsi sehingga mampu memuaskan keinginan dan kebutuhan termasuk di dalamnya berupa fisik, tempat, orang, jasa, gagasan, serta organisasi.
TUJUAN PRODUK
Produk dibuat untuk mengembangkan suatu perusahaan, selain membenarkan factor produksi, tindakan pemasaran sangat berperan di dalamnya, sehingga melalui pengembangan produknya tujuan yang ingin dicapai dapat sesuai dengan rencana yang dibuat , dan ada kesesuaian dengan keadaan pasar.
Produk yang dihasilkan oleh suatu perusahaan, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan / keinginan konsumen, atau harga yang ditetapkan dapat memenuhi harapan konsumen, sehingga memungkinkan konsumen untuk melipatgandakan pembeliannya terhadap produk yang ditawarkan, yang pada gilirannya mendatangkan keuntungan bagi perusahaan.
Keberhasilan pemasaran produk dapat menjamin kehidupan serta menjaga kestabilan kegiatan-kegiatan operasional perusahaan.
JENIS-JENIS PRODUK
Produk Konsumsi
Produk Konsumsi sering juga disebut dengan barang kebutuhan sehari-hari (convenience goods), Sedangkan pengertian produk konsumsi adalah barang yang umumnya dikonsumsi atau digunakan sendiri oleh anggota keluarga atau perorangan maupun diberikan kepada orang lain dan pembeliannya didasarkan atas kebiasaan dari konsumen itu sendiri.
Kategori produk konsumsi dan contohnya:
Convenience Gods (Barang kebutuhan sehari-hari), contoh: Sabun, Odol, Sikat gigi,gula, beras dll.
Specialy Goods (Barang-barang istimewa atau produk khusus), contoh: Mobile Mercedes, TV, Radio,Perhiasan, Alat-alat kosmetik, kamera, Smartphone,
Shoppping Goods (Barang belanjaan), contoh: Jas, Sepatu, tas, Kacamata dll.
Unsought Goods (barang-barang yang tidak dicari) adalah barang yang pada umumnya tidak diketahui mamupun diketahui hanya saja tidak kepikiran untuk membelinya. Contoh: Procesor makanan, detektor asap, detektor bahan kimia, alat pendeteksi narkoba dll
2. Produk Industri
Produk Industri adalah barang yang dapat membantu manusia mengerjakan suatu kegiatan produksi nya.
Contoh barang produk industri seperti mesin penggiling beras, kulkas, majig jar, kompor, blender, mesin mesin di pabrik yang membantu proses pengepakan maupun produksi nya.
CONTOH PRODUK
Beberapa contoh produk yang dihasilkan oleh berbagai macam perusahaan diantaranya seperti:
Contoh pada makanan: Mie Instan, Sosis, Pizza, Kue, Cemilan, dll. Pada bumbu dan bahan untuk memasak misalnya seperti Minyak Goreng, Tepung Terigu, Kaldu Ayam, Mentega, Margarin, dll.
Contoh pada minuman: Air mineral / air minum kemasan, minuman kaleng / botol, Susu Kemasan, dll.
Contoh pada elektronik: Handphone/ telepon genggam, konsol game, televisi, komputer, laptop, dll.
Pengertian produk secara umum adalah sesuatu yang diproduksi oleh tenaga kerja atau sebuah usaha (effort) atau hasil dari sebuah tindakan atau sebuah proses.Secara umum produk merupakan sesuatu yang dibuat oleh perorangan atau sekelompok orang sebagai ajang untuk mendapatkan keuntungan melalui proses pertukaran ataupun jual beli dalam transaksi. Produk identik dengan sesuatu yang memiliki ciri khas yang dapat ditawarkan, diperhatikan, dipakai, dimiliki atau dikonsumsi serta memberikan kepuasan dan memenuhi kebutuhan seseorang maupun perkelompok
PENGERTIAN PRODUK MENURUT AHLI
Pengertian produk Menurut Fandy Tjiptono (1999:95), Produk adalah segala sesuatu yang ditawarkan produsen untuk diperhatikan, diminya, dicari, dibeli, digunakan atau dikonsumsi pasar sebagai pemenuhan kebutuhan atau keinginan pasar yang bersangkutan.
Pengertian produk menurut Swastha dan Irawan (1990:165), Produk adalah suatu sifat kompleks, baik dapat diraba maupun tidak diraba, termasuk bungkus, warna, harga, prestise perusahaan, pelayanan pengusaha dan pengecer, yang diterima pembeli untuk memuaskan keinginan dan kebutuhan.
Sedangkan Pengertian produk Menurut Kotler dan Amstrong ((2001: 346), Produk adalah segala sesuatu yang ditawarkan, dimiliki, digunakan atau pun dikonsumsi sehingga mampu memuaskan keinginan dan kebutuhan termasuk di dalamnya berupa fisik, tempat, orang, jasa, gagasan, serta organisasi.
TUJUAN PRODUK
Produk dibuat untuk mengembangkan suatu perusahaan, selain membenarkan factor produksi, tindakan pemasaran sangat berperan di dalamnya, sehingga melalui pengembangan produknya tujuan yang ingin dicapai dapat sesuai dengan rencana yang dibuat , dan ada kesesuaian dengan keadaan pasar.
Produk yang dihasilkan oleh suatu perusahaan, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan / keinginan konsumen, atau harga yang ditetapkan dapat memenuhi harapan konsumen, sehingga memungkinkan konsumen untuk melipatgandakan pembeliannya terhadap produk yang ditawarkan, yang pada gilirannya mendatangkan keuntungan bagi perusahaan.
Keberhasilan pemasaran produk dapat menjamin kehidupan serta menjaga kestabilan kegiatan-kegiatan operasional perusahaan.
JENIS-JENIS PRODUK
Produk Konsumsi
Produk Konsumsi sering juga disebut dengan barang kebutuhan sehari-hari (convenience goods), Sedangkan pengertian produk konsumsi adalah barang yang umumnya dikonsumsi atau digunakan sendiri oleh anggota keluarga atau perorangan maupun diberikan kepada orang lain dan pembeliannya didasarkan atas kebiasaan dari konsumen itu sendiri.
Kategori produk konsumsi dan contohnya:
Convenience Gods (Barang kebutuhan sehari-hari), contoh: Sabun, Odol, Sikat gigi,gula, beras dll.
Specialy Goods (Barang-barang istimewa atau produk khusus), contoh: Mobile Mercedes, TV, Radio,Perhiasan, Alat-alat kosmetik, kamera, Smartphone,
Shoppping Goods (Barang belanjaan), contoh: Jas, Sepatu, tas, Kacamata dll.
Unsought Goods (barang-barang yang tidak dicari) adalah barang yang pada umumnya tidak diketahui mamupun diketahui hanya saja tidak kepikiran untuk membelinya. Contoh: Procesor makanan, detektor asap, detektor bahan kimia, alat pendeteksi narkoba dll
2. Produk Industri
Produk Industri adalah barang yang dapat membantu manusia mengerjakan suatu kegiatan produksi nya.
Contoh barang produk industri seperti mesin penggiling beras, kulkas, majig jar, kompor, blender, mesin mesin di pabrik yang membantu proses pengepakan maupun produksi nya.
CONTOH PRODUK
Beberapa contoh produk yang dihasilkan oleh berbagai macam perusahaan diantaranya seperti:
Contoh pada makanan: Mie Instan, Sosis, Pizza, Kue, Cemilan, dll. Pada bumbu dan bahan untuk memasak misalnya seperti Minyak Goreng, Tepung Terigu, Kaldu Ayam, Mentega, Margarin, dll.
Contoh pada minuman: Air mineral / air minum kemasan, minuman kaleng / botol, Susu Kemasan, dll.
Contoh pada elektronik: Handphone/ telepon genggam, konsol game, televisi, komputer, laptop, dll.
Selasa, 18 September 2018
PROMOTION by Hernado V Umar
Definisi Promosi, Tujuan, Jenis, Manfaat, dan Contohnya
Definisi Promosi
Promosi adalah salah satu faktor penting yang mempengaruhi persepsi konsumen. Tujuan promosi adalah menginformasikan, mempengaruhi dan membujuk serta mengingatkan konsumen tentang perusahaan dan produknya. Tujuan melakukan promosi dapat dihubungkan dengan peran khusus setiap komponen dalam pemasaran. Promosi penjualan seperti pameran dapat digunakan untuk mencapai berbagai tujuan dalam bauran promosi (Cravens, 1995).
Pengertian Promosi Menurut Para Ahli
Tjiptono (2002:219)
Menurut Tjiptono, Promosi adalah bentuk komunikasi pemasaran artinya aktivitas pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi/membujuk dan atau mengingatkan pasar sasaran atas perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli dan loyal pada produk yang ditawarkan perusahaan yang bersangkutan.
Swastha dan Irawan (2005:349)
Menurut Swastha dan Irawan, Promosi adalah arus informasi atau persuasi satu arah untuk mengarahkan seorang atau organisasi terhadap tindakan yang menciptakan pertukaran dalam pemasaran
Tujuan Promosi
Adapun tujuan dilakukan promosi yaitu:
Untuk menyebarluaskan nformasi barang atau jasa perusahaan kepada pasarUntuk mendapatkan konsumen baru dan menjaga kesetiaan konsumen untuk membeli dan menggunakanprosuk atau jasa perusahaan.Untuk meningkatkan penjualan sehingga pendapatan perusahaan akan meningkat,Untuk membedakan dan mengunggulkan produk perusahaan dibandingkan dengan produk pesaing.Untuk membentuk citra produk atau jasa dan juga nama perusahaan dimata konsumen.Untuk mengubah tingkah laku dan pendapat konsumen
Manfaat Promosi
Adapun Manfaat atau fungsi promosi bagi perusahaan atau bisnis lainnya:
Untuk mengetahui produk yang diinginkan dan dibutuhkan konsumenUntuk mengetahui tingkat kebutuhan konsumen akan produkUntuk mengetahui cara pengenalan dan penyampaian produk hingga ke tangan konsumenUntuk mengetahui harga yang sesuai dengan kondisi pasaranUntuk mengetahui strategi promosiyang tepat kepada para konsumenUntuk mengetahui kondisi persaingan pasar dan cara mengatasi hal tersebutUntuk menciptakan image produk
Macam-Macam Jenis Bentuk Promosi
A. Advertensi (Periklanan)
Berdasarkan macam media yang digunakan, maka periklanan dibedakan menjadi:
Advertensi Cetak seperti koran, majalah, dan lain sebagainya.Advertensi Elektronika seperti website, radio, televisi, dan lain sebagainya.Transit Advertensing seperti buletin, poster/spanduk, stiker, dan lain sebagainyaKiriman Langsung yakni barang cetakan yang dikirim langsung melalui pos kepada target.Advertensi Khusus yakni segala macam barang yang bentuknya berupa hadiah.
B. Personal Selling
Personal Selling adalah penyajian barang secara lisan dan bertatap muka kepada satu atau lebih calon pembeli dengan tujuan agar barang yang ditawarkan bisa terjual. Hal ini lebih ditujukan pada produk yang sifat pembeliannya sekali-kali atau memiliki nilai per unit yang sangat tinggi atau yang didesain dengan kebutuhan tertentu. Dengan melakukan peragaan diharapkan bisa memberikan kepercayaan bagi calon pembeli.
C. Sales Promotion
Sales Promotion merupakan salah satu bentuk kegiatan promosi yang dilakukan guna merangsang pembelian barang perusahaan. Adapun alat -alat yang digunakan dalam sales promotion antara lain :
Sampel atau Contoh, dalammelakukan promosi jangan ragu untuk memberi contoh pada pembeli.Kupon atau Voucher adalah sertifikat hak potongan kepada pemegangya sehingga menghemat pembelian suatu produk.Premi adalah barang yang ditawarkan dengan harga yang sangat rendah.Paket Harga adalah produk harga yang memuat harga lebih rendah daripada harga biasanya jika pembeli membeli produk dengan jumlah yang telah ditentukan.Tawaran Uang Kembali adalah tawaran yang dilakukan jika terjadi ketidaksesuaian produk dengan harga atau terjadi kerusakan pada produk yang dibeli berdasarkan produknya maka uang akan dikembalikan.Promosi Dagang adalah penawaran yang diberikan berupa potongan harga dalam jangka waktu tertentu.Undian adalah cara promosi dengan mengajak konsumen untuk mengumpulkan label yang memuat nama produk untuk kemudian diundi dan mendapat hadiah.Kontes adalah bentuk promosi dengan mengundang konsumen untuk mengikuti perlombaan.
D. Publicity
Publicity adalah upaya pendekatan pada masyarakat agar lebih dikenal oleh masyarakat seperti, jumpa pers, publisitas produk, bimbingan kepada masyarakat dan lain sebagainya.
Contoh Promosi
Berikut ini adalah beberapa contoh promosi:
Kirim 5 SMS, Dapat 50 sms gratis ke semua operatorDiskon 70% untuk produk tertentu disebuah pusat perbelanjaanPerusahaan X memasang iklan di TV untuk produknyaDan lain sebagainya
TANGGAPAN PRIBADI PENYUSUN
promosi adalah menyebarkan informasi untuk mempengaruhi konsumen agar membeli produk yang di tawarkan oleh perusahaan yang bersangkutan.
Definisi Promosi
Promosi adalah salah satu faktor penting yang mempengaruhi persepsi konsumen. Tujuan promosi adalah menginformasikan, mempengaruhi dan membujuk serta mengingatkan konsumen tentang perusahaan dan produknya. Tujuan melakukan promosi dapat dihubungkan dengan peran khusus setiap komponen dalam pemasaran. Promosi penjualan seperti pameran dapat digunakan untuk mencapai berbagai tujuan dalam bauran promosi (Cravens, 1995).
Pengertian Promosi Menurut Para Ahli
Tjiptono (2002:219)
Menurut Tjiptono, Promosi adalah bentuk komunikasi pemasaran artinya aktivitas pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi/membujuk dan atau mengingatkan pasar sasaran atas perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli dan loyal pada produk yang ditawarkan perusahaan yang bersangkutan.
Swastha dan Irawan (2005:349)
Menurut Swastha dan Irawan, Promosi adalah arus informasi atau persuasi satu arah untuk mengarahkan seorang atau organisasi terhadap tindakan yang menciptakan pertukaran dalam pemasaran
Tujuan Promosi
Adapun tujuan dilakukan promosi yaitu:
Untuk menyebarluaskan nformasi barang atau jasa perusahaan kepada pasarUntuk mendapatkan konsumen baru dan menjaga kesetiaan konsumen untuk membeli dan menggunakanprosuk atau jasa perusahaan.Untuk meningkatkan penjualan sehingga pendapatan perusahaan akan meningkat,Untuk membedakan dan mengunggulkan produk perusahaan dibandingkan dengan produk pesaing.Untuk membentuk citra produk atau jasa dan juga nama perusahaan dimata konsumen.Untuk mengubah tingkah laku dan pendapat konsumen
Manfaat Promosi
Adapun Manfaat atau fungsi promosi bagi perusahaan atau bisnis lainnya:
Untuk mengetahui produk yang diinginkan dan dibutuhkan konsumenUntuk mengetahui tingkat kebutuhan konsumen akan produkUntuk mengetahui cara pengenalan dan penyampaian produk hingga ke tangan konsumenUntuk mengetahui harga yang sesuai dengan kondisi pasaranUntuk mengetahui strategi promosiyang tepat kepada para konsumenUntuk mengetahui kondisi persaingan pasar dan cara mengatasi hal tersebutUntuk menciptakan image produk
Macam-Macam Jenis Bentuk Promosi
A. Advertensi (Periklanan)
Berdasarkan macam media yang digunakan, maka periklanan dibedakan menjadi:
Advertensi Cetak seperti koran, majalah, dan lain sebagainya.Advertensi Elektronika seperti website, radio, televisi, dan lain sebagainya.Transit Advertensing seperti buletin, poster/spanduk, stiker, dan lain sebagainyaKiriman Langsung yakni barang cetakan yang dikirim langsung melalui pos kepada target.Advertensi Khusus yakni segala macam barang yang bentuknya berupa hadiah.
B. Personal Selling
Personal Selling adalah penyajian barang secara lisan dan bertatap muka kepada satu atau lebih calon pembeli dengan tujuan agar barang yang ditawarkan bisa terjual. Hal ini lebih ditujukan pada produk yang sifat pembeliannya sekali-kali atau memiliki nilai per unit yang sangat tinggi atau yang didesain dengan kebutuhan tertentu. Dengan melakukan peragaan diharapkan bisa memberikan kepercayaan bagi calon pembeli.
C. Sales Promotion
Sales Promotion merupakan salah satu bentuk kegiatan promosi yang dilakukan guna merangsang pembelian barang perusahaan. Adapun alat -alat yang digunakan dalam sales promotion antara lain :
Sampel atau Contoh, dalammelakukan promosi jangan ragu untuk memberi contoh pada pembeli.Kupon atau Voucher adalah sertifikat hak potongan kepada pemegangya sehingga menghemat pembelian suatu produk.Premi adalah barang yang ditawarkan dengan harga yang sangat rendah.Paket Harga adalah produk harga yang memuat harga lebih rendah daripada harga biasanya jika pembeli membeli produk dengan jumlah yang telah ditentukan.Tawaran Uang Kembali adalah tawaran yang dilakukan jika terjadi ketidaksesuaian produk dengan harga atau terjadi kerusakan pada produk yang dibeli berdasarkan produknya maka uang akan dikembalikan.Promosi Dagang adalah penawaran yang diberikan berupa potongan harga dalam jangka waktu tertentu.Undian adalah cara promosi dengan mengajak konsumen untuk mengumpulkan label yang memuat nama produk untuk kemudian diundi dan mendapat hadiah.Kontes adalah bentuk promosi dengan mengundang konsumen untuk mengikuti perlombaan.
D. Publicity
Publicity adalah upaya pendekatan pada masyarakat agar lebih dikenal oleh masyarakat seperti, jumpa pers, publisitas produk, bimbingan kepada masyarakat dan lain sebagainya.
Contoh Promosi
Berikut ini adalah beberapa contoh promosi:
Kirim 5 SMS, Dapat 50 sms gratis ke semua operatorDiskon 70% untuk produk tertentu disebuah pusat perbelanjaanPerusahaan X memasang iklan di TV untuk produknyaDan lain sebagainya
TANGGAPAN PRIBADI PENYUSUN
promosi adalah menyebarkan informasi untuk mempengaruhi konsumen agar membeli produk yang di tawarkan oleh perusahaan yang bersangkutan.
PLACE by : Dino Ligia Z
A. Definisi Place
Suatu proses penyampaian barang atau jasa dari produsen ke konsumen dan para pemakai, sewaktu dan dimana barang atau jasa tersebut diperlukan. Place sangat dipengaruhi oleh kemampuan perusahaan dalam membiayai terhadap pilihan tempat atau saluran distribusi yang sesuai dengan rantai supply (delivery) Definisi menurut Philip Kotler mengenai distribusi adalah : “The various the company undertakes to make the product accessible and available to target customer”. Berbagai kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk membuat produknya mudah diperoleh dan tersedia untuk konsumen sasaran.
B. pengertian Place
Place atau tempat usaha adalah bidang atau wadah yang digunakan sebagai tempat usaha yang akan kita jalankan nantinya. Kita harus memilih tempat usaha yang sangat berpotensi mendatangkan keuntungan untuk kita.
C. Lokasi usaha
-lapangan
Berada pada pemukiman yang ramai dan berdekatan dengan lahan bisnis, seperti mall, rukan, sarana hiburan, pasar atau pemukiman dengan lahan yang luas sekali dan dilengkapi dengan konsep produk yang terarah. Sehingga loaksi tersebut ramai ditempati penduduk karena banyak peminatnya.
D. Contoh memilih place
Stategis.
Tempat yang mudah terlihat.
Biaya membangun atau tempat sewa.
Akses yang mudah terjangkau.
E. Tujuan
Dengan adanya tempat strategis maka konsumen akan lebih mudah mengetahui produk yang kita jual dan mempermudah alat transport menyebarkan produk-produk yang kita jajakan.
F. Tanggapan pribadi
Dengan kita menentukan place dengan baik maka akan mempelancar produk-produk yang akan kita pasarkan (jual).
Suatu proses penyampaian barang atau jasa dari produsen ke konsumen dan para pemakai, sewaktu dan dimana barang atau jasa tersebut diperlukan. Place sangat dipengaruhi oleh kemampuan perusahaan dalam membiayai terhadap pilihan tempat atau saluran distribusi yang sesuai dengan rantai supply (delivery) Definisi menurut Philip Kotler mengenai distribusi adalah : “The various the company undertakes to make the product accessible and available to target customer”. Berbagai kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk membuat produknya mudah diperoleh dan tersedia untuk konsumen sasaran.
B. pengertian Place
Place atau tempat usaha adalah bidang atau wadah yang digunakan sebagai tempat usaha yang akan kita jalankan nantinya. Kita harus memilih tempat usaha yang sangat berpotensi mendatangkan keuntungan untuk kita.
C. Lokasi usaha
-lapangan
Berada pada pemukiman yang ramai dan berdekatan dengan lahan bisnis, seperti mall, rukan, sarana hiburan, pasar atau pemukiman dengan lahan yang luas sekali dan dilengkapi dengan konsep produk yang terarah. Sehingga loaksi tersebut ramai ditempati penduduk karena banyak peminatnya.
D. Contoh memilih place
Stategis.
Tempat yang mudah terlihat.
Biaya membangun atau tempat sewa.
Akses yang mudah terjangkau.
E. Tujuan
Dengan adanya tempat strategis maka konsumen akan lebih mudah mengetahui produk yang kita jual dan mempermudah alat transport menyebarkan produk-produk yang kita jajakan.
F. Tanggapan pribadi
Dengan kita menentukan place dengan baik maka akan mempelancar produk-produk yang akan kita pasarkan (jual).
PRICE by Imadudin Alfarizi
PRICE DEFINITION
Bauran harga berkenaan dengan kebijakan strategis dan taktis seperti tingkat harga, struktur diskon, syarat pembayaran dan tingkat diskriminasi harga diantara berbagai kelompok pelanggan. Harga menggambarkan besarnya rupiah yang harus dikeluarkan seorang konsumen untuk memperoleh satu buah produk dan hendaknya harga akan dapat terjangkau oleh konsumen.
Definisi harga menurut Philip Kotler adalah : “price is the amount of money charged for a product or service. More broadly, price is the sum of all the value that consumers exchange for the benefits of having or using the product or service”. Harga adalah sejumlah uang yang dibebankan untuk sebuah produk atau jasa. Secara lebih luas, harga adalah keseluruhan nilai yang ditukarkan konsumen untuk mendapatkan keuntungan dari kepemilikan terhadap sebuah produk atau jasa. Sedangkan Stanton mendefinisikan harga: “Price is the amount of money and or goods needed to acquire some combination of another goods and its companying services”. Pengertian di atas mengandung arti bahwa harga adalah sejumlah uang dan atau barang yang dibutuhkan untuk mendapatkan kombinasi dari barang yang lain yang disertai dengan pemberian jasa. Harga merupakan elemen dari bauran pemasaran yang bersifat fleksibel, dimana suatu saat harga akan stabil dalam waktu tertentu tetapi dalam seketika harga dapat juga meningkat atau menurun dan juga merupakan satu-satunya elemen yang menghasilkan pendapatan dari penjualan.
Harga adalah sejumlah uang yang harus dibayar oleh pengguna untuk mendapatkan produk. Dengan kata lain seseorang akan membeli barang kita jika pengorbanan yang dikeluarkan (uang dan waktu) sesuai dengan manfaat yang diperoleh dari prouksi tersebut (Moenroe, 1990). Jika hal ini dikaitkan dengan produk layanan, maka seseorang akan datang ke tempat kita jika waktu atau dana yang dikorbankan untuk mendapatkan produk layanan kita sesuai dengan produk layanan yang ditawarkan. Harga dan kebijaksanaan harga adalah elemen yang paling banyak diperdebatkan dalam pemasaran. Harga adalah satu-satunya variabel strategi pemasaran yang berkaitan dengan pemasukan, bagaimanapun harga mendatangkan masalah tersendiri. Condous (1983) menyarankan, “…apabila pengenaan biaya (charging) merupakan suatu keharusan, maka besarnya harus disesuaikan dengan kemampuan pengguna.”Dalam hal pemasaran jasa, kreatifitas dan keahlian manajemen paling banyak dibutuhkan dalam masalah penetapan harga. Ciri-ciri yang dimiliki jasa menyebabkan dampak yang penting dalam penetapan harga. Ciri-ciri yang dimiliki jasa menyebabkan dampak yang penting dalam penetapan harga. Hal yang menarik sekali adalah bahwa para penjual kerap kali mengetahui permintaan in-elastis. Oleh karena itu mereka menetapkan harga yang paling tinggi. Akan tetapi mereka lalai bertindak yang sebaliknya, jika menghadpi permintaan yang elastis, walaupun harga lebih rendah akan menaikkan penjualan unit, pendapatan total, penggunaan fasilitas dan mungkin juga naiknya laba bersih. Prinsip penetapan harga barang dapat juga diterapkan daam penetapan harga jasa.
Siapakah yang dapat menentukan harga?
Tentunya penjual dan produsen yang mengetahui seluk beluk modal dasar hingga biaya lain-lain.Apa saja hal yang dapat mempengaruhi harga?
yang paling utama adalah bahan baku dan biaya produksi, kemudian disesuaikan dengan keadaan pasar.
Kapankah harga dapat di naikkan ataupun di turunkan?
ketika pasang atau surutnya nilai tukar rupiah.
Dimanakah letak harga yang paling tinggi?
letak harga yang paling tinggi adalah di mall-mall bergengsi.
Kenapa barang yang sama harganya berbeda antara di pasar tradisional dengan mall?
ada perbedaan biaya sewa tempat.
Bagaimana cara produsen menentukan harga?
ada beberapa pertimbangan, diantaranya:
- Bahan baku.
- Biaya produksi.
- Fungsi barang.
- Jumlah permintaan pasar.
Langganan:
Postingan (Atom)